“6 cahaya di langit
Bekasi”, itulah sebuah kalimat yang selalu mengingatkanku kepada sahabat-sahat
terbaiku (Fauzan, Ridwan, Andre, Agus, dan Doni). Kami bertemu disebuah
pesantren yang sangat sederhana, disebuah kampung yang damai yang bernama Ujung
Harapan, Bekasi. Disana kami mengenal satu sama lain, mulai belajar mandiri
tanpa kedua orang tua. Disana, kami melewati hari-hari yang cukup menyenangkan.
Belajar, bermain, bahkan mencuci pakaian-pun pernah kami lakukan bersama.
Pada suatu malam,
tepatnya malam tahun baru masehi. Kami semua naik ke lantai 4 masjid yang ada
disekitar asrama untuk menyaksikan pesta kembang api yang biasa diadakan untuk
menyambut tahun baru. Sebelum detik-detik pergantian tahun berganti, Fauzan
berteriak dengan keras seraya mengucapkan apa yang ia inginkan. Dia berkata “Tuhan,
aku ingin menjadi pemain sepak bola”. Melihat semangatnya yang begitu tinggi,
kami pun ikut berteriak dan mengucapkan apa yang kami inginkan. Pada waktu itu,
aku berjani kepada diriku sendiri bahwa, kelak aku akan menjadi Wali Kota
Bekasi yang taat kepada kedua orang tua.
Setelah itu, kami berjanji
akan menjadi cahaya yang membawa manfaat dan bisa dibanggakan bagi diri
sendiri, keluarga maupun untuk daerah kami, Bekasi.
Enam tahun telah kami
lewati bersama di pesantren itu. Setelah mengikuti proses belajar mengajar
dengan baik, pada akhirnya kami lulus dengan membawa bekal yang cukup untuk
menggapai impian. Setelah acara perpisahan formal dengan guru-guru dan kiyai
disana, kami menyampatkan diri untuk pergi ke lantai empat atas masjid. Disana kami
berjanji, pada suatu hari nanti kami akan kembali ketempat ini dengan membawa
impian-impian kami.
Perpisahan itu sangat
berarti bagi kami, sebuah persahabatan yang didasari dengan rasa ikhlas yang mempunyai
satu tujuan, berlomba-lomba dan berjuang bersama yaitu untuk memperoleh impian
dan masa depan yang cerah.
Setelah keluar dari
pesantren, kami menempuh jalan yang berbeda. saya berharap bisa bertemu lagi
dikemudian hari dengan mereka. “You are my best friends”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar